Zara tersenyum saat melihat kehadiran Alisa bersama dengan Nadin. Dalam hati, Zara mengutuknya. Bagaimana bisa Alisa berpura-pura baik sedangkan dibelakang Nadin dia telah merenggut kebahagiaannya. "Zara, aku kangen." Ucap Alisa lalu memeluk Zara dengan erat. Zara perlahan menepis pelukan itu. "Oh, iya. Ayo kita keliling." Ajak Zara pada Nadin. Alisa hanya diam dan mengikuti keduanya. "Zein kemana, Za?" Tanya Nadin. "Bentar lagi dia nyusul." Ucap Zara menjawab. "Terus, kita mau apa ini?" Tanya Nadin. "Gimana kalau belanja?" Ajak Zara. "Gimana, Lis?" Tanya Nadin pada Alisa. "Boleh, dong. Ayo!!" Ucap Alisa sangat antusias. Mereka bertiga mulai membeli baju, sepatu dan beberapa tas ataupun aksesoris. "Wah, kamu niat ya? Borong segitu banyak." Ucap Alisa pada Zara. "Iya dong. Apa

