Arya memeluk Nadin dengan pelukan yang sangat erat. Fakta baru yang dia ketahui tentu saja sangat menyakitkan hatinya. Di khianati oleh orang yang paling kita percaya dan juga orang yang paling dekat itu sangat menyakitkan. Sudah berapa lama hubungan antara Alisa dan Papanya, tapi Nadin baru tahu hal itu dan tentu saja itu sangat menyakitkan baginya. "Kenapa? Kenapa Alisa melakukan itu?" Tanya Nadin dengan derai air mata. "Karena gak selamanya apa yang kamu anggap baik itu selalu baik." Jawab Arya. "Ayo kita pergi saja." Ucap Arya. Mereka berdua akhirnya pergi. Dan Nadin masih penuh dengan isak tangis yang tak kunjung usai itu. Arya melihat Nadin yang cukup kacau untuk saat ini. Arya lalu mendial nomer Sisi dan segera memberikan kabar kalau untuk malam ini Nadin tidak akan pulang. Ar

