40. Terima Kasih

2033 Kata

"Jadi kita ke rumah kamu?" tanya Aurara saat sudah turun dari motor Kaka. Tadi Kaka menjemputnya, berkata hendak mengajaknya pergi. Dan sekarang, mereka justru berakhir di rumah Kaka. "Iya. Hari minggu waktunya gue olahraga," jawab Kaka lalu melengang masuk diikuti Aurara. "Kenapa? Lo nggak mau kesini?" tanya Kaka lagi. "Enggak, dong! Aku malah seneng main ke rumah kamu lagi," jawab Aurara. Dia kemudian menghentikan langkahnya. "Tapi, Kaka, aku takut ketemu Bunda kamu." "Kenapa? Bunda gue nggak gigit." Aurara meringis. "Takut dimarahin karena kamu waktu itu bolos karena aku," ucapnya cemas. "Bunda nggak seperti apa yang lo pikirkan, Ra," ucap Kaka menenangkan. Aurara menghela napasnya perlahan. Dia mengangguk pada Kaka untuk melanjutkan perjalanan. Aurara menolehkan kepalanya kesan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN