Zidan memukul paha Ilham dengan keras hingga membuat Ilham mengaduh. "Aduh! Kenapa, sih, Dan?" tanya Ilham sembari mengusap-usap paha kirinya. "Kenapa-kenapa. Lo gak usah modus ya pake mepet-mepet Mikha segala," cibir Zidan yang sontak membuat Mikhayla tertawa. "Orang tempat duduk masih banyak juga," tambahnya lalu mulai beranjak berdiri. Zidan kemudian dengan paksa mendorong tubuh Ilham agar menjauh dari Mikhayla. "Gitu banget kamu sama Ilham, Dan," celetuk Mikhayla. "Bukan gitu, Mik. Gue takut virus lolanya Ilham nular ke elo," jawab Zidan. Cowok itu kini sudah berhasil menggeser duduk Ilham dan sekarang beralih dirinya yang di samping Mikhayla. Sebagai respon Mikhayla menggeleng takzim. Entah persahabatan macam apa antara mereka berdua itu hingga bisa awet sampai sekarang. "Yael

