"Otak lo kagak kudu copot Ka belajar terus?" Kaka menoleh sekilas saat mendengar pertanyaan Zidan. Tahu jika itu bukan sebuah pertanyaan melainkan sindiran, dia memilih kembali sibuk membereskan apa-apa yang akan dia bawa ke Lab nanti. Kaka, Jaguar dan Mikhayla harus terus menerus latihan untuk menghadapi Olimpiade yang tinggal satu bulan setengah ini. Setiap hari mereka mengerjakan soal latihan dan membahasnya bersama-sama dengan pak Basir. "Ck, otak Kaka mah disetel unlimited Dan. Kebal udah dari sononya. Dibuat belajar sesering apapun mah strong," timpal Seno. Saat bel istirahat masih berbunyi tadi, Seno dan Ilham sudah lari ke kelas Kaka. Zidan mengusap dagunya, mengangguk-angguk. "Iya juga ya? Kalo dipikir-pikir juga, tomboi-tomboi begitu Kak Suri juga pinter, buktinya rangking sa

