Rendra

2109 Kata

* * Viona terus kepikiran ucapan Intan hari ini. Bahkan, dia tidak tenang sepanjang hari padahal pekerjaannya cukup padat. Wanita itu takut, ada seseorang yang menyadari itu lagi selain Intan. Tapi, beruntungnya Intan sudah dia peringatkan habis-habisan sampai gadis itu berjanji tidak akan menduga-duga seperti itu lagi. “Pak, saya makan di luar ya. Nggak bawa bekel hari ini.” Izin Viona. “Ya. Tapi jangan lama-lama! Satu jam harus balik ya, Vi. Semua orang disini butuh kamu.” “Ya…” malas Viona seraya memutar bola matanya. Sebenarnya, makan di luar itu juga karena masalah tadi pagi. Saking kepikiran dengan ucapan Intan, Viona tak sempat bawa makanan dari rumah atau sekedar mampir beli di jalan. Biasanya, yang seperti itu Viona lakukan agar menyingkat waktu karena dia tahu betapa kacau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN