Hari ini Tiara memutuskan untuk bertemu dengan Mita sepulang dari dinas pagi. Masih mengenakan seragam yang tertutup jaket ia duduk di sebuah kafe. Sebelumnya ia sudah mengirim pesan pada Davin untuk tidak menjemputnya. Laki-laki itu langsung melontarkan berbagai pertanyaan. "Ada apa? Kenapa? Mau kemana? Dengan siapa? Dimana? Pulang jam berapa?" Tiara layaknya preman yang kemarin digelandang masuk jeruji besi, diinterogasi polisi panjang lebar. Tiga puluh menit Tiara menunggu, minuman yang ada di meja pun sampai tak bersisa. Mita belum juga muncul. Padahal saat membalas pesannya perempuan itu memberi tahu bila hari ini jadwal off bekerjanya. Tak ingin kecerobohannya saat menggunakan ponsel terulang lagi, ia memeriksa kembali ponselnya. Mungkin saja ia salah kirim pesan sehingga yang

