PART 11 - TERLUKA

1931 Kata

*** Davin bersandar pada motor naked bike-nya, sudah empat puluh menit ia berada di sana, menatap gedung bertingkat dari tepi jalan. Meskipun jarum jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam, tetapi lalu-lalang segelintir orang serta mobil dan motor masih terlihat keluar masuk dari gedung itu. Hingga pandangan matanya terarah pada seorang perempuan yang berjalan keluar meninggalkan pelataran rumah sakit. Biasanya ia akan menunggu di area parkir, mengirim pesan, lalu Tiara akan datang menghampirinya. Kali ini ia lebih memilih berada di luar gedung rumah sakit. Ingin sekali ia menyalakan motornya mendekati perempuan itu, akan tetapi tubuhnya seakan membeku. Ucapan Tiara di telepon menggelitik hatinya. Mungkinkah ia terlalu egois, melakukan segala cara termasuk menelan dan menghabiskan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN