Entah dari mana Brayen menemukan kontak Amam, ia menelepon Amam pagi-pagi ketika yang punya ponsel sedang mandi di kamar mandi. Seira mengerutkan keningnya melihat nomor tidak dikenal menghubungi suaminya. Karena penasaran Seira pun mengangkat telepon. "Halo, Mam. Amam? Dompet lo ketinggalan di bar. Masa nggak sadar sih? Untuk gue yang nemuin. Kalau cewek sewaan itu yang nemuin bisa dihabisin isi dompet lo, Mam." Seira kehabisan kata-kata. Maksudnya cewek sewaan apa? Mengapa Amam pergi ke bar? Apa yang dilakukannya. "Mam. Dompet lo gue kasih ke mana nih? Amam?" Panggilan suara dari Brayen langsung dimatikan oleh Seira. Dia meletakkan ponsel itu kembali ke posisi semula. Hal itu jelas saja membuat Brayen yang ada di seberang panggilan telepon dan kebingungan. Ditambah lagi Seira memblok

