Jarak rumah orang tua Seira dan rumahnya tidak terlalu jauh. Butuh sekitar 15 menit itu bisa sampai. Tanpa sempat mandi Amam langsung mengambil lagi tasnya di atas tempat tidur dan memasangnya. Ia kemudian bergegas meninggalkan rumahnya dan berangkat ke rumah orang tua Seira. Setelah tiba, Amam turun dari motornya dan melepas sepatu di depan pintu. Ia dengan jelas melihat Acel, Septi, dan Seira duduk di ruang tamu. "Assalamualaikum, Mama, Papa, Sei." "Waalaikumussalam," jawab mereka serentak. Acel yang sedang bersandar menegakkan posisi duduknya melihat menantunya datang ke rumah. "Masuk, Mam," ujar Acel. Meski sempat bersitegang dengan Amam, bahkan pernah memukulinya saat tahu Amam menghamili buah hatinya dengan Septi, tetapi saat ini ia tidak menolak bahwa Amam adalah anaknya juga. Ke

