Trimester Kedua

1495 Kata

"Nggak lucu, deh, sikap lo ke Adrian." Ajeng diberi kesempatan main lagi bersama Sonya. Tapi kali ini dia yang ke rumah teman baiknya itu. "Lo cemburu, Nya. Ngaku aja deh." "Enggak!" Sonya menggeleng, menutup wajahnya dengan guling. "Gue tuh cuma ... apa ya namanya. Kecewa." Ajeng tidak bisa menerima jawaban dari Sonya barusan. Tidak masuk akal. Kecewa apanya coba? Pacaran, bukan. Mereka baru akrab beberapa bulan, atau beberapa minggu. Sonya berharap Adrian tipe laki-laki seperti apa? Ajeng memutuskan dia, ikut bersandar di kepala kasur milik Sonya. Dia meraih remote televisi dan membuka aplikasi Netflix di sana. "Nonton aja deh, Nya." "Mau makan nggak?" Sonya berbaik hati memberikan penawaran. Lebih tepatnya sogokan agar Ajeng melupakan perkara dia dan Adrian. Sebenarnya di dalam hat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN