Banyak hal yang tidak Sila ceritakan kepada anak-anaknya, termasuk perceraiannya dengan Artar. Jika Artar jarang sekali pulang ke rumah, itu semua karena memang mereka bukan suami istri lagi sejak setahun yang lalu. Lalu mengapa Artar masih menyempatkan diri untuk pulang? Karena ibunya yang sakit-sakitan, belum siap menerima kabar anaknya berpisah. Artar sesekali berkunjung untuk memeriksa keberadaan anak mereka juga, termasuk menunggu Amam pulang. Sila bukannya tidak tahu betapa buruk ia menjadi seorang ibu. Tetapi itu tak lepas dari masa-masa sulit yang harus ia lalui. Artar sejak kelahiran Amam dan Sonya menjadi lelaki yang hobi jajan di luar. Pernah juga Sila terinfeksi sifilis gara-gara kelakuan buruk Artar. Namun, Sila berhasil melaluinya seorang diri, menyimpan semua tanpa diketahu

