Toko Buku

1406 Kata

Ajeng, teman sebangku Sonya, menelepon gadis itu agar ditemani ke toko buku. Sonya tidak keberatan, kebetulan tidak ada kegiatan apa-apa juga hari ini. Daripada hanya rebahan di kamar mending jalan-jalan. Setelah siap-siap Sonya keluar dari kamarnya dan turun ke lantai bawah. Ada Sila yang tengah menikmati teh hijau hangat bersama puding rasa matcha. Ibunya memang maniak matcha. "Mau ke mana, Sonya? Buru-buru sekali. Itu lho ada puding, mama barusan beli. Ada di kulkas." "Aku mau ke toko buku. Pamit ya." Dia tidak menyalim tangan ibunya. Meski kemarin mereka tampak baik-baik saja pasca pernikahan Amam, tetapi Sonya masih merasa canggung. Dia masih sering merasa tidak nyaman. Sila pun tampak acuh tak acuh dengan Sonya. Terserah anak itu mau apa yang penting bisa jaga diri. Sonya meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN