Malam itu setelah hujan-panas silih berganti sejak siang, akhirnya hujan lebat turun. Jalanan lecah, pepohonan menari terempas angin, ada juga yang tumbang di jalanan saking kencangnya. Sebagian orang memilih meringkuk di kamar, bersembunyi di balik selimut. Sama halnya dengan Sonya. Dia sedang terlelap di atas ranjang hingga akhirnya seseorang—atau sekelompok orang—datang bertandang ke rumahnya dengan mobil putih. Sonya terkejut, tentu saja. Mobil itu membunyikan sirine. Dan, beberapa detik setelah itu Sonya tahu pintu rumahnya digedor. Jantung Sonya berdebar, dia berpikir apa jangan-jangan itu pencuri atau mungkin perampok. Sonya memutuskan turun dari tempat tidur dan membuka pintu. Dari mata kepalanya sendiri dia bisa melihat orang tuanya sudah diborgol polisi. Suara Sonya ya

