Bab 39

1501 Kata

Sejak percakapan di balkon itu, ada satu hal yang berubah secara permanen: Kami jadi lebih hati-hati. Bukan menjauh. Lebih seperti dua orang yang tahu lantainya licin, jadi melangkah lebih pelan… tapi tetap ke arah yang sama. Aku tidak lagi sengaja duduk terlalu dekat. Dia tidak lagi sengaja bertanya terlalu personal. Kami menjaga jarak yang sopan. Dan itu jauh lebih melelahkan daripada mendekat. Kami tetap bekerja bersama. Tetap mengajar bersama. Tetap berdiskusi. Tapi setiap kalimat sekarang punya lapisan kedua. Setiap tatapan terasa sedikit lebih lama dari yang perlu. Setiap tawa terasa sedikit lebih penting dari yang seharusnya. Dan itu membuat segalanya… tegang dengan cara yang sangat sunyi. Suatu hari kami harus menghadiri konferensi dosen di luar kota. Berangkat bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN