Kalian Berdua Itu Cocok!

1333 Kata

Silvi kembali sambil membawa segelas kopi utuk Ginggi, uap panas mengepul dari gelas kopi tersebut. Silvi pasti sudah menjerang air terlebih dahulu ketimbang mengisi air panas dari galon air. Ia sudah paham kesukaan Ginggi, meminum kopi dengan air yang mendidih terlebih dahulu sampai seratus derajat adalah standar yang dimiliki oleh Ginggi. “Ini Kopimu.” Silvi meletakkan gelas kopi di meja dekat tempat Ginggi sedang duduk. Ginggi mengangguk ke arah Silvi “Terima kasih.” “Sama-sama.” Sahut Silvi dan segera duduk kembali di tempatnya semula di sebelah si Sri. Silvi baru menyadari kalau si Bram, si Jenny dan kedua rekannya tengah menatap dirinya dengan pandangan yang sangat aneh. “Apa? Apa ada sesuatu di wajahku?” tanya Silvi. Si Bram dan si Jenny kompak menggeleng “Tidak ada!” “Lantas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN