Lebih dari seminggu Ali mengumpulkan dan mencatat ulang semua aset yang sebenarnya dimiliki oleh Bisnis dunia bawah tanah yang berada dalam kekuasaan Ginggi sang Bromocorah, Bos Besar para preman di negara ini. Ali dibantu oleh Pak Sarjito dalam upanyanya untuk mengumpulkan semua data yang diminta oleh Ginggi se-detail dan se-akurat mungkin. Ali menghabiskan waktu berhari-hari dan bahkan beberapa malam terakhir ini ia bergadang dan kurang tidur. Semua itu ia lakukan untuk membalas jasa Ginggi yang telah membantunya ketika ayahnnya sakit dan membutuhkan uang untuk pengobatannya. Rasa simpati dan kepedulian yang diberikan oleh Ginggi kala itu telah berbuah menjadi sebuah kesetiaan dari Ali. Sabtu pagi ini Ali datang sambil membawa beberapa map dan tas selempang miliknya yang berisi laptop

