Sore itu Ginggi dan Silvi tidak pulang ke kontrakan atau apartemen mereka. Keduanya memutuskan untuk menginap di sebuah hotel yang dipilih secara acak. Semuanya guna menghindari kemungkinan ada usaha pembunuhan yang dilakukan oleh Tiga Pembantai yang kini sedang disewa oleh si Jamal untuk memburu mereka dan anak buahnya. Ginggi sudah menyuruh Ali untuk menghubungi si Bram, si Rontek dan si Mikimos yang sedang bersembunyi agar esok pagi berkumpul di salah satu lokasi di pinggiran kota. Di sebuah pabrik kosong yang ditelantarkan pemiliknya, itu adalah lokasi yang dianggap aman oleh Silvi bagi mereka berkumpul. Meski sebenarnya pabrik itu masih berada dalam salah satu aset yang dimiliki oleh para Bromocorah sebelum Ginggi. Tapi pengelolanya telah gagal sehingga membuat pabrik tersebut teraba

