Ammar menunggu penumpang di depan sebuah mini market. Chat dari penumpang mengatakan bahwa orang itu masih berbelanja di sana. Maka Ammar menunggu di bawah pohon yang teduh di depan tempat itu. Tak berapa lama, seorang gadis terlihat celingukan dan melihat ke arahnya. Gadis itu berjalan sedikit cepat menuju tempat di mana Ammar menunggu. "Mbak Anita ya?" Tanyanya sopan pada gadis itu. Mata Ammar berhenti, terpaku menatap pada diri gadis itu. Bukan, bukan karena gadis itu cantik atau sejenisnya. Tapi perhatian Ammar tertuju pada tas yang dikenakan gadis tersebut. Tas berwarna coklat dengan logo berbentuk huruf berwarna keemasan itu mirip sekali dengan tas yang sempat Davika tunjukkan padanya malam itu. "Mari mbak," ucap Ammar sambil mengulurkan helm pada gadis itu. Sepanjang perjalanan

