Bab 59. Tempat asing

1165 Kata

"Mas, di mana Ar?" tanya Aerin lirih menatap suaminya itu. "Sayang." Alan memeluk sang istri yang bersandar di headboard ranjang. Air matanya luruh. "Maafkan Mas, Mas belum bisa menemukan anak kita. Tapi kamu tenang saja, tim kita sedang berusaha melacak keberadaan Ar!" ungkapnya berusaha menenangkan. Aerin terdiam. Tubuhnya gemetar dalam pelukan Alan, sementara air mata mengalir pelan di pipinya yang pucat. d**a wanita itu sesak, seolah tertimpa beban ribuan ton. Sorot matanya kosong, namun jelas terlihat ada luka yang menganga dalam tatapan sendunya. “Bagaimana bisa Ar menghilang?” tanyanya lirih. Suaranya parau, nyaris tak terdengar, seperti suara yang dipaksa keluar dari tenggorokan yang tercekik pilu. Alan mengeratkan pelukannya, seakan tak ingin sang istri runtuh dalam keterpur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN