Bab 16. Kenapa Ingin Marah?

1151 Kata

Siang itu, Hana kembali ke AF Group lagi. Tentu saja, dia masih belum menyerah untuk menunggu Sandy supaya mau diwawancarai olehnya. Ia duduk di ruang tunggu dengan sabar, tangannya menggenggam map berisi beberapa catatan yang telah ia siapkan untuk wawancara dengan Sandy. Namun, kata resepsionis tadi, Sandy masih keluar. Belum ada kepastian kapan akan kembali. Meski begitu, Hana tetap sabar menunggu. Hana yang waktu itu melihat jam sudah mendekati makan siang, melihat ponsel untuk mengecek live tracking dari sebuah restoran. Sebenarnya, tadi sebelum Hana ke sini, dia sudah sempat memesan makanan di restoran yang sangat enak. Tentu saja ia ingin memesan makanan dari restoran itu dan mengirimkannya pada Sandy. Waktu itu, Hana juga memberikan satu memo kecil dan ia menitipkannya pada p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN