Cemburu Yang Tidak Seharusnya Ada

1071 Kata

Hujan turun sejak subuh tadi. Langit abu-abu menggantung rendah di atas rumah itu, membuat suasana terasa lebih sempit dari biasa nya. Nara duduk di meja makan dengan secangkir teh yang sudah dingin sejak tadi, ia terus menatap layar ponsel nya tanpa benar-benar membaca apa pun. Nara sedang menunggu kabar dari Nadira yang sampai saat ini juga belum memberinya kabar, itu yang membuat Nara menjadi khawatir. Raka turun dari lantai atas dengan langkah yang tenang dan pasti, tapi Nara bisa melihat ada ketegangan di bahunya. Ia berhenti sejenak saat melihat Nara, lalu ia duduk di seberang nya. “Apa kamu bisa tidur tadi malam?” tanyanya sambil menatap Nara. “Hanya sedikit,” jawab Nara jujur tanpa menoleh kepada Raka. Keheningan itu kembali hadir, semacam jenis diam yang tidak nyaman dan pen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN