“Tuan, perkembangan jiwa Kala terguncang dengan kematian Tuan Hadinata lima tahun yang lalu. Setelah itu, Wana dan Kirana juga sering meninggalkannya karena misi. Dia merasa kosong sehingga mencari pelampiasan di luar,” kata Dewi. Dana diam mendengarkan. Dia sudah cukup banyak mendengar tentang psikologis dan apa pun itu tentang Kala. “Lalu Kala mengisi kekosongan itu dengan pecahan kejadian di masyarakat. Saya tidak bisa menyalahkan dia ataupun menyalahkan Anda dalam hal ini.” Dewi menarik napasnya. “Dia menemukan fakta, kematian, kehilangan seseorang tanpa alasan jelas bisa membuat hidup seseorang hancur. Itulah kenapa dia mengajukan syarat untuk Ludira dalam menerima misi,” papar Dewi. “Tapi itu tidak akan berhasil,” sergah Danar. “Saya tahu dan paham penilaian Tuan, sangat paham.

