"Belajar yang rajin ya," "Iyaa Ayah, Zia masuk dulu, Assalamualaikum," "Waalaikumsalam," Zia segera turun dari mobil, gadis itu berjalan dengan cerianya menuju kelas, ia menebar senyumnya, namun senyumnya kuncup saat melihat hampir seluruh siswa malah balas menatapnya aneh, bahkan ada yang membicarakan dan menatapnya sinis dengan terang terangan. Langkah Zia memelan. Ia berhenti melangkah, menatap sekeliling dimana memang tatapan hampir seluruh siswa tertuju padanya. Hingga ia menunduk lalu mempercepat langkahnya menuju kelas. "SIAPA YANG NGELAKUIN INI HAH?! NGAKU SIAŁAN!" Langkah Zia berhenti mendadak mendengar suara bentakan yang cukup menggelegar di lorong tepat didepan kelasnya, ia menoleh dimana ada satu kerumunan siswa yang sedang mengerubungi mading. Zia melongok kedalam kelas

