Selalu Bersama

1054 Kata

Dalam perjalanan pulangnya, dengan Queeny yang kini masih saja tertidur sambil bersandar di bahunya, Aaron memikirkan apa yang tadi di sampaikan Will kepadanya. ‘Jennie, apa benar dia ingin berdamai denganku?’ ‘Apa ia sungguh-sungguh ingin meminta maaf kepadaku juga Ququ?’ “Hhh...” Meski itu adalah sebuah kabar baik, dan mungkin akan mengakhiri perang dingin di antara keduanya, namun entah bagaimana Aaron merasa masih memerlukan waktu untuk berbicara baik-baik dengannya. “Mungkin setelah kau pulih nanti...” Ucap Aaron dengan tangannya yang di belaikannya pada wajah Queeny yang sudah seperti orang di bius itu, tidur saja kerjanya. “Apa dia baik-baik saja?” Tanya asisten Aaron yang sedikitnya di buat berpikir dengan Queeny yang terus tertidur itu, dari kursi kemudi. “Dia han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN