Kedua pasang bola mata dengan geraknya yang kini terlihat amat canggung, seolah tak harus menatap ke arah mana, padahal jelas ingin hati untuk tetap saling memandang satu sama lain. Namun sayang malah jadi hanya mampu mencuri pandang dengan malu-malu, seperti dua ekor kucing yang akan memasuki masa kawin, benar-benar menggelikan mata bagi yang melihatnya. Jangan lupakan soal bahasa tubuh keduanya yang juga ketara sangat kikuk, begitu pula langkah kaki mereka yang entah di rasakan tengah menapak atau terbang ke awan malam ini, Queeny dan Aaron nampak berbunga-bunga dan penuh dengan bahagia malam ini. Bahkan senyum pun begitu awet, tak sedikit pun terasa pegal pada bibir yang terus di lengkungkan oleh keduanya sedari tadi itu. ‘Ah, kenapa aku seperti ini?’ ‘Kenapa hatiku juga wajahk

