Devil Ring : Taruhan

3630 Kata
At Devil Ring Remai, gaduh dan suasananya yang tak terkondisikan. Banyak orang berjalan sempoyongan dengan rokok menyala di antara kedua jarinya dan tengah di papah oleh seorang wanita, ada juga yang dengan kasarnya saling menabrakan bahu entah berdebat mungkin karena sesuatu. Aaron melihat itu dengan menyiritkan dahinya. Ia tak tahu kenapa suasananya lebih ramai malam ini. ada lebih banyak orang di bandingkan saat terakhir kali. “aah.. bau alkoholnya…mereka semua mabuk disini” Gerutu Will saat seorang pria yang tiba-tiba menabrakan diri padanya dengan sebotol minuman di tangannya. Bukannya meminta maaf pria itu malah tersenyum saja tak merasa bersalah. “aku pastikan ini adalah yang terakhir kalinya” Tak lama kemudian energy semua orang seperti baru di charge dan di nyalakan. Tepukan tangan, sorakan, siulan terdengar dengan serempak. Membuat dua pria asing yang pertama kali datang ke tempat itu sampai terheran-heran, menatap aneh, isi kepala mereka menerka-nerkan apa ada sesuatu yang besar yang telah terjadi di tempat itu, “huuuuuu….yeah!!!!” “yeeaaayyy!!!” Rupanya itu karena seorang pria dengan membawa sebuah mic di tangannya berjalan melenggang menuju stage utama, yakni ring octagonal malam ini. “tes tes 1,2,3 cek cek” Ngungggg… “aahh…MC itu merusak telingaku” Suara dengung dari suara mic yang dipegang oleh MC malam itu membuat semua orang yang semula gaduh kini diam dan menuntup kedua telinga mereka berkat suaranya yang tak enak di telinga itu. “ah.. yang benar saja, kenapa dia jadi MC saat pegang mic saja tak bisa ” Will sedari tadi tak henti-hentinya menggerutu. Sikapnya memang begitu, tak tahan jika berada di tempat yang sangat bising dan tak tenang. dia adalah tipikal manusia elit yang tak senang berada di tempat tak jelas dan ramai seperti ini. Will tak suka pengap dan kotor, bahkan tangannya tak pernah memungut sampah sekalipun. Hidupnya sangat higienis, karena ia besar dari orang tua yang bekerja sebagai seorang peneliti kesehatan untuk perusahaan ayah Aaron. “ahhh… aku benci tempat ini” “Will! berhenti menggerutu di dekat telingaku” Aaron kesal akhirnya berkata demikian pada Will yang tak bisa berhenti mengoceh itu. “Aaron, kita selesaikan dengan cepat dan segera pergi dari sini okey” Tok tok tok Mic di ketuk kembali oleh si MC dari atas ring “hay..hay.. haaayyyy…..sudah siap untuk malam superfight dengan taruhan sebesar 100 juta dolar WAW!!!!” “yeaaayyyyy… huuuuuuuhhhh” Manusia-manusia itu semakin menggila saat mendengar angka 100 juta dolar itu. teriakan semakin keras dan music pembukapun seperti baru di setel di tempat itu. untuk memeriahkan suasana. Dalam pikir Aaron, mereka itu sungguh gila akan mempertaruhkan uang sebanyak itu untuk pertarungan liar malam ini, meskipun sesungguhnya itu sebanding karena yang di pertaruhkannya adalah para atlit yang akan melakukan pertarungan bebas yang tak dapat di prediksi mungkin saja bisa sampai melayangkan nyawa atau apapun itu yang bisa lebih parah dari itu. Aaron maupun Will kini hanya menggeleng-gelengkan kepala, jika saja dana itu bisa sampai jatuh ketangan mereka tentu pasti akan di jadikannya proyek yang cukup bermanfaat bagi perusahaan. “we have to send so much thankful to Roger Devin Chairman of William Hill PLC yang menjadi promotor acara malam ini…” Seorang pria asing sedang melambai-lambaikan tangannya, dan ketahuilah si Roger Devin itu adalah pemilik perusahaan gambling terbesar dunia yang berpusat di London dengan Revenue yang mencapai £ 1,324.3 millon. tak heran jika uang taruhannya bisa sampai sebesar itu karena promotornya sendiri adalah dirinya. “ah, jangan lupakan soal tamu kehormatan kita malam ini Wali kota Jhonas Viens yang telah menyumbangkan banyak hadiah dan tentunya mempertaruhkan banyak sekali ehem.. dolar - dolarnya malam ini dan kita lihat siapa saja yang akan bisa mengalahkannya dengan jagoannya malam ini” Semua orang bertepuk tangan dan bersorak riuh untuk sang wali kota yang kini juga melambai-lambaikan tangannya bermaksud menyapa semua orang yang berseorak untuknya. Ia pasti merasa seperti seorang raja malam ini yang tengah di elu elukan. “cihh..menjijikan sekali, dasar tak tahu malu sekali orang itu. kau tahu setelah ku selidiki uang yang dipakainya itu adalah dana taktis pemerintahan kota” Ucap Will pada Aaron, dan pantas saja dalam pemberitaan media akhir-akhir ini, usulan anggota kongres dewan pemerintahan kota ini terus saja mengusulkan kenaikan dana oprasional atau dana taktis itu. tak tanggung-tanggung mereka meminta kenaikan sampai angka 6 juta dolar untuk bulan ini dan kemungkinan akan jauh lebih besar pada bulan-bulan yang akan datang. “jika dana itu memang terbukti di salah gunakannya, bukankah kita bisa dengan mudahnya menggunakannya sebagai ancaman agar ia mundur” “itu tak cukup Aaron, bukti eksplisitnya harus benar-benar ada padamu, lagi pula jika kita mengancamnya untuk mundur dengan berkata akan melaporkan kebusukannya pun tak akan berhasil. Dan jika kau akan berniat benar-benar melaporkannya pada pihak berwajib tetap tak akan di proses karena lihat siapa yang ada di sampingnya” Tangan Will kemudian menunjuk deretan kursi di samping wali kota. Dan Kini mata Aaron langsung menemukan siapa-siapa saja yang tengah duduk di samping wali kota itu. “hakim Agung, mahkamah agung, juga brberapa orang dari kejaksaan. Wahh..yang benar saja… Devil Ring ini sungguh menguntungkan kantung mereka….bisnis illegal yang di jalankan oleh mereka menggunakan uang negara sungguh kembali lagi dalam jumlah yang berkali-kali lipat lebih banyak dengan taruhan-taruhan ini..what the f*****g crazy they’re!” Aaron benar-benar tak habis pikir ia akan mengetahui busuknya politik negara tempat perusahaannya berdiri. “kita sambut penampilan dari Girls day sebagai pembukaan malam ini… come to mama baby..” “APA? Girls day??” Will dan Aaron berbarengan bertanya seperti itu saat Mc itu menyebutkan guestar special mereka. Girls day sendiri adalah empat wanita cantik yang tergabung dalam sebuah girl grup yang terkenal karena image mereka yang cukup sexy dan lagu mereka yang melejit berjudul something. Something - girls day Jangan tatap mataku dan bohong lagi Don't you look into my eyes and lie again Aku muak sendirian I'm sick of being alone Jatuhkan! Drop it! Dengan ekspresi dan nada gemetar 흔들리는 표정 말투에 Anda sepertinya memiliki sesuatu 넌 뭔가 있는 듯해 Aroma asing di tubuh Anda 네 몸에 베인 낯선 향기에 Saya merasa seperti dirasuki oleh sesuatu 뭔가에 홀린 듯해 Anda harus ditusuk oleh ujung pena saya 내 촉에 찔리나봐 Saya ketakutan karena saya tersinggung 허를 찌르니까 넋이 나가 Bagian depan dan belakangnya seperti ini, seperti itu, mengapa demikian? 앞뒤가 이랬다 저랬다 왜 그러니 Anda harus ditusuk oleh ujung pena saya 내 촉에 찔리나봐 Saya ketakutan karena saya tersinggung 허를 찌르니까 넋이 나가 Kenapa kamu takut 왜 덜컥 겁이나 Lepaskan tangan ini, jangan menipu saya 이손 놔 날 속이지마 Sesuatu yang hanya saya tidak tahu 나만 몰랐었던 something Aku bisa merasakannya dengan jelas, pasti ada sesuatu 분명히 느껴져 must be something Kebohonganmu yang jelas 뻔한 너의 거짓말 Berhenti disini 그만 여기까지만 Tidak ada Nothing Itu sesuatu It's something Hentikan, tidak Stop it, no Pelangi di langit mendung 흐린 하늘 속 그 무지개 Piano menangis sedih 슬피 우는 피아노 Aroma asing di tubuh Anda 네 몸에 베인 낯선 향기에 Saya pikir saya dirasuki oleh sesuatu 뭔가에 홀린듯해 Anda harus ditusuk oleh ujung pena saya 내 촉에 찔리나봐 Saya ketakutan karena saya tersinggung 허를 찌르니까 넋이 나가 Bagian depan dan belakangnya seperti ini, seperti itu, mengapa demikian? 앞뒤가 이랬다 저랬다 왜 그러니 Anda harus ditusuk oleh ujung pena saya 내 촉에 찔리나봐 Saya ketakutan karena saya tersinggung 허를 찌르니까 넋이 나가 Kenapa kamu takut 왜 덜컥 겁이나 Lepaskan tangan ini, jangan menipu saya 이손 놔 날 속이지마 Sesuatu yang hanya saya tidak tahu 나만 몰랐었던 something Aku bisa merasakannya dengan jelas, pasti ada sesuatu 분명히 느껴져 must be something Kebohonganmu yang jelas 뻔한 너의 거짓말 Berhenti disini 그만 여기까지만 Tidak ada Nothing Itu sesuatu It's something Hentikan, tidak Stop it, no Cinta mudah 사랑을 쉽게 Jangan mencoba untuk mendapatkannya 얻으려고 하지마 Jangan menyesalinya 후회 하지마 Selingkuh dan menelepon lagi 속이고 여잘 또 울리는 Kamu di sini 넌 여기까지 Bye bye bye, oh Bye bye bye, oh .. Aaron dan Will larut dalam suasana menyaksikan bersama pertunjukan music yang juga bagian dari hiburan acara malam ini. karena siapa juga yang tak menyukai wanita-wanita cantik yang mengeolkan lekuk tubuhnya yang indah, dan mempelihatkan pesona sexy mereka di atas ring liar yang kini tiba-tiba berubah menjadi sebuah panggung pertunjukan yang cukup memanjakan mata itu. “waaahh… aku akan tarik kata-kataku, ini tak seburuk yang kupikirkan, mereka cukup tahu caranya bersenang-senang” “Will!” Will kemudian menoleh saat seseorang memanggil namanya, “Stiff, ini gilaa.. benar-benar gila man!” Mereka saling menambarkan d**a layaknya anak muda swag nan gaul padahal sudah sama-sama berkepala tiga. “ooh, Aaron..” Sapanyanya juga pada pria pucat di samping sahabat baiknya itu. “kau yakin.. mau naik untuk bertaruh? Maksudku, mewalan si wali kota? Ia mungkin sudah menyiapkan atlet terbaiknya malam ini” “ehmm.. harus ku coba. Kalapun aku kalah aku hanya akan kehilangan beberapa ratus dolar saja bukan” Stiff tersenyum pada Aaron yang tampak seperti new be dalam perjudian itu. “naiklah.. kau harus bertemu dan memilih pemainmu dulu” Stiff akhirnya memberitahu jalannya permainan seperti apa dan ia memberikan sedikit tipsnya pada Aaron, “sedikit ku beritahu, jika nanti atlitmu bisa mengalahkan atlitnya, besar kemungkinan uangnyapun tak akan sampai di tanganmu. Karena semua orang-orangnya akan mengejarmu dan merebut uangnya kembali seperti beberapa kasus yang sempat terjadi kebelakang. Mereka selalu berakhir dengan tubuhnya yang sudah ringsek di tempat penghancuran mobil rongsok. Kau mengerti bukan maksudku” Stiff memberitahu Aaron yang intinya mungkin saja ia bisa mati kalaupun ia sampai bisa memenangkan taruhan malam ini. “mereka ini mafia atau apa sebenarnya… tapi percayalah aku tak tertarik dengan uangnya itu” Balas Aaron. Stiff hanya mengangkat bahunya saja, “okey, meskipun aku tak mengerti apa sebenarnya maksudmu..tapi ehm.. ah, encore nya akan segera di mulai” Aaron berencana untuk melihat dulu jalannya pertandingan pertama dan akan ikut pertaruhan di pertarungan ke dua atau ketiga. Karena mungkin saja atlit si wali kota itu sudah banyak kehilangan energynya jadi akan lebih mudah mengalahkannya. “ngomong-ngomong Pak.. siapakah yang anda pasang untuk pertaruhan malam ini?” Tanya sang pemandu acara malam ini, Wali kota itu terkehkeh untuk mejawab pertanyaannya itu, kemudian ia menoleh kebelakang. Tak lama seorang pria bertubuh kekar sudah bertelanjang d**a dan di tangannya terbalut perban seperti siap melayangkan tinjunya. Ia bahkan berjalan tanpa alas kaki dan wajah sangarnya benar-benar meyakinkan semua mata yang memandanginya saat ini bahwa dirinya siap naik dan menghabisi semua lawannya di atas ring. “waaah.. Mc Furry? dia benar-benar akan jadi lawan yang tangguh malam ini” “tentu.. anjingku yang satu ini akan menggigiti habis kalian semua..” Balasnya pada MC. “anjing? Begitukah caranya memanggil atlit yang bertarung untuk uangnya?” Aaron bergumam dan tak habis pikir dengan tingkah gila wali kota itu. ia semakin jijik dan ingin segera menghentikan upaya kerja sama yang akan segera di lakukan perusahaannya dengan si psiko itu. “siapa yang berani melawannya.. bawalah taruhan dan atlit kalian!!” Akhirnya si MC membuka pertaruhan dengan melayangkan tantangannya. “yo yo yo yooooo…” Semua oran bersorak, dan tak lama kemudian seorang petarung naik dengan mengggusur kantung seperti seorang santa dan kemudian di tumpahkannya semua isi di dalamnya. “AAAAAAA!!!!! WHAAAA!!!” Ia bersorak dan memukul-mukul dadanya seperti seorang kingkong yang mengamuk.Lembaran dolar yang di tumpahkannya baru saja di hambur-hamburkannya sampai berterbangan dan banyak tangan dari tempat penonton berdiri kini sedang berusaha meraih lemaran - lembaran hijau itu. “wah wahwahh.. hei, botak. Siapa yang bertaruh untukmu?” Tanya si wali kota Jhonas yang songong itu. “AKU!!” seseorang berteriak dari tangga yang menghubungkan lorong pintu masuk gedung dengan area pertarungan malam ini. “cih.. kau pengusaha tengik yang masih bau kencur.. kau ingin bertaruh keuntungan perusahaanmu yang tak seberapa itu untuk bertaruh denganku?” “7 juta dolar.. untuk 100 juta dolar tentu aku harus melakukannya, terlalu sayang untukku lewatkan” “tentu.. naiklah..” MC kemudian memeprsilahkan kedua petarung malam ini untuk naik keatas ring. “errrrr…” Erang Mc Furry “cih.. kau sungguh anjingnya” Tanya atlit yang di panggil ‘botak’ dengan taruhannya yang hanya 7 juta dolar pada lawannya yang bernilai 100 juta dolar itu. sementara itu di sudut lain Aaron memperhatikan dan memperlajari jalannya pertandingan. “aku tahu siapa dia” Ucap Aaron pada Stiff sambil mengarahkan matanya pada orang yang baru saja mengajukan diri untuk sebanyak 7 juta dolar. “ehmm.. tentu, kau pasti tahu dia itu siapa. Bukankah perusahaanmu juga menggunakan jasanya saat pembangunan pabrik di area berbatasan” “benar” Aaron tahu orang itu sebenarnya hanyalah seorang kontraktor yang sangat licik dan kerjanya hanya ingin meraup uang para pengusaha saja. Pertarungan di mulai. Buk bukk bukkk buk dan buk! Mc Furry mengalahkan lawannya itu tanpa ampun, cepat dan bahkan tanpa jeda. Aaron terpenjat menyaksikannya. itu seperti double triple combo lalu K.O dan game over. “apa? sudah selesai? Ini belum sampai 30 detik?” Aaron bertanya-tanya sendiri. Stiff hanya tersenyum melihat reaksi Aaron yang seperti baru pertama kali melihat pertandingan live yang singkat itu. “tentu, dia adalah bulldog di ring, sekali gigit maka tak akan pernah dilepaskannya dan pastinya akan langsung di sikat habis dengan cepat olehnya” Ting ting ting Bunyi tanda pertaruangan yang selesai dalam satu ronde saja itu tengah di bunyikan. “sekarang siapa lagi yang akan bertaruh untuk 100 juta Dolar malam ini?” Mc itu langsung membuka kembali kesempatan bagi penantang yang mau bertaruh malam ini. “ah.. kau, kau belu memilih-“ “AKU!” Aaron dengan sangat mengejutkan mengajukan diri dan ia perlahan sudah melangkahkan kakinya maju dengan tangan yang di angkatnya keudara. Semua orang memandanginya, ia berjalan dari sisi yang semula kurang pencahaayaan menuju arena yang sangat terang, sampai batang hidung dan kulit pucatnya tampak dan menjadi pusat perhatian semua orang. “Aaron-“ Stiff yang tadi berdiri di sampingnya sangat kaget dengan sikapnya yang terlalu tiba-tiba itu. menurutnya sikap Aaron itu terlalu gegabah, ia berusaha memanggil Aaron yang sudah berjalan jauh itu tapi sia-sia, ia sudah terlanjur mengajukan diri untuk bertaruh dengan gilanya tanpa rencana ataupun atlit hebat yang akan bertarung untuknya. “wah.. siapa ini..” Wali kota Jhonas sepertinya telah berhasil di kejutkan dengan kedatangan tamu yang tak di undangnya malam ini. ia sampai berdiri dan mengamati lekat-lekat wajah Aaron yang berada tak jauh di sebrangnya itu. berkali-kali mengerjapkan matanya dan berkali-kali juga ia berusaha memastikan tentang benarkah orang yang berdiri tak jauh darinya itu, kini pertanyaan memenuhi kepalanya. benarkah itu CEO GLOBAL Holding? tapi bagaimana bisa? “kenapa? apa aku tak boleh ikut Pak Wali kota?” Tanyanya dengan smirk di wajahnya. Aaron bertingkah menyebalkan di hadapannya, membuat sang wali kota sedikit tertantang. “ooh.. no no..tentu kau dengan senang hati aku akan menyambut dirimu dalam acara pertaruhan malam ini” “ah, tapi aku hanya membawa uangku saja, dan tak memiliki atlit untukku bertarung bagaimana? Karena tujuanku malam ini hanya untuk bersenang-senang saja jad-“ “tak usah kahwatir, Jack keluarkan semua atlit yang kau miliki cepat! kalau perlu kita pasang semua atlit-atlit itu untuk pertarungan malam ini.. kebetulan sekali ada tamu yang tak terduga dan harus kita sambut dengan baik” Ucap wali kota itu sambil tersenyum penuh arti pada Aaron. Tak lama kemudian banyak atlit sudah berjajar di sana, jumlahnya ada 17, tunggu.. itu ada 18 dan yang terakhir berdiri di ujung barisan adalah orang yang paling mengejutkan Aaron. “Qu.. kenapa dia? Dia- bagaimana bisa dia?” Gumam Aaron saat melihat Queeny yang entah bagaimana bisa berbaris diantara para petarung yang akan bermain malam ini. ‘dia masih harus menjalani pemulihan untuk bahunya’ Sorot mata khawatir Aaron sangat jelas terlihat dan terbaca. bahkan sang wali kota menyadari itu, bahwa ada yang berbada dari caranya menatap salah satu atlit yang berdiri di barisan itu. “ada apa Mr. Scoth? Kau- sepertinya-” “ehm.. tidak, aku hanya sedang memilih” Bantahnya cepat pada dugaan si wali kota. “MC bantulah ia memilih atau haruskah aku yang memilihkan untukmu” Tawar si Jhonas namun Aaron abaikan karena sedari tadi pikirannya buyar begitu melihat sosok wanita yang tak seharusnya berada di tempat itu. “Don Lee? Bagaimana dengan dia? Sepertinya sedari tadi kau memperhatikan-“ “TIDAK!” Aaron bereaksi berlebihan, membuat semua mata kaget dengan reaksinya itu. dan itu semakin menambah kecurigaan bahwa ada sesuatu diantara Aaron dengan Queeny atau Don Lee. Mata Queeny yang semula lurus dan dingin mendengar penolakan itu langsung menoleh dan menemukan wajah yang baru saja menolaknya menjadi atlitnya untuk bertarung di ring. “ka- kau..” Gumam Queeny dan kini ia juga malah memasang wajah yang membuat semua orang semakin dekat pada kesimpulan bahwa mungkin saja telah terjadi sesuatu diatara keduanya. “kau.. mengenalnya?” Bisik Jack pada Queeny pelan. “ehmm.. itu-“ “aku pilih yang nomor Lima dari kanan saja, yah dia saja” Ucap Aaron, langsung mengalihkan dan memutuskan siapa petarungnya. Sementara si wali kota yang masih penasaran dengan Queeny, ia jadi sedikit ingin membuktikan kecurigaannya dan mencoba bermain-main dengan Aaron. “yakin? Kalau begitu aku saja yang pilih Don Lee untuk bermain malam ini” “APA? bukankah kau akan memakai dia, dan bagaimana bisa petarung pria dengan petarung wanita berada di ring yang sama” Lagi-lagi Aaron bereaksi berlebihan, jelas sekali bahwa ia kini tengah menghawatirkan Queeny yang di pilih oleh wali kota untuk menjadi petarungnya dan akan bertarung di ring dengan petarung pria yang cukup sangar dan kuat yang baru saja di pilihnya. Ia terlihat kikuk dan sangat gelisah sekali. “ehm.. tak ada aturan untuk itu ingat ini adalah pertarungan bebas. jadi malam ini sudah ku putuskan aku ingin menjadikan Don Lee saja sebagai petarungku” Ucap Walikota sambil tersenyum, ia benar-benar penasaran ingin melihat bagaimana reaksi Aaron yang sepertinya sangat mencemaskan wanita petarung itu yang justru kini harus menjadi lawan dari petarung yang di pilihnya. “ah.. baiklah..” Jawab Aaron pelan dan terdengar banyak keraguan dari nada suaranya. Aaron jadi sangat gelisah, bukan lagi karena takut akan kekalahan saat pertaruhan dengan wali kota, ia bahkan melupakan tujuan awalnya yang ingin membuat sang wali kota mundur dari kerja sama dengan perusahaannya, tapi kini yang ada dalam kepalanya hanya satu, bagaimana jika Queeny sampai terluka? Tangan Aaron tak bisa diam, gemetaran, sedang berdiri gelisah di sudut yang berlawanan dengan wali kota itu, dan mata Aaron kini terus saja memperhatikan Queeny yang sedang bersiap tengah memakai beberapa perban untuk membalut tangannya. “akan kupastikan dia habis di tanganku dan uang 100 jut-“ “JANGAN!” Petarung yang Aaron pilih kaget mendengar jawaban Aaron baru saja. “apa? maksudmu aku-” “ah.. tentu kau harus menang, tapi jangan terlalu kasar padanya..oke” “pria aneh” Gumam petarungnya itu. Aaron sangat tak rela jika harus melihat Queeny di habisi karena pertaruhan yang dilakukannya. “hey” “Will, bagiamana ini? ia jadi maju karena aku..” Will menghampiri Aaron yang tampak sangat gelisah itu. “tenanglah.. semua pasti akan baik-baik saja” Sementara itu di sudut lain Queeny yang sedang di bantu bersiap oleh Jack tangannya malah kembali bergetar. Ia sedikit tak menyangka, dengan situasi malam ini, soal wali kota yang tiba-tiba memilihnya, dan soal pria yang akan bertaruh untuk petarung yang akan menjadi lawannya. Terlalu banyak kejutan yang di lihatnya malam ini. “Qu.. kau tak harus terlibat dalam permainan gila mereka, kau hanya akan-“ “aku tahu, wali kota hanya ingin melihat hiburan saja dengan melihat aku yang kalah di habisi malam ini, karena jika ia sungguh-sungguh ingin bertaruh tentu ia tak akan memilih petarung cacat karena truma sepertiku” Queeny cukup sadar ia telah terlibat dalam permainan konyol, kekanak-kanakan pria gila yang sudah lama di kenalnya selalu bertaruh di arena ring untuk banyak pertarungan itu. “Qu.. lukamu yang kemarin saja masih.. masih..aahhhh… dengar Qu, pertadingan ini sangat pincang dan cukup gila! bagaimana kau akan melawan dia yang jauh lebih besar darimu.. bukannya aku ingin memandangmu lemah tapi, lawanmu itu pria Qu sadar itu..” Jack terus mengingatkan Queeny soal betapa berbahayanya pertarungan yang akan di lakukannya itu. “tak apa, aku hanya harus naik ke atas ring.. tak usah khawatirkan aku” Ucapnya pada jack. Entah kenapa Queeny sepertinya sangat tertarik untuk naik ring meskipun ia sangat tahu akan seperti apa jadinya, tapi ia inginkan untuk berada di atas stage itu. Queeny kini menatap ring itu dengan mata yang seperti tengah terbakar dan tangan yang dikepalkannya, ia bersiap untuk naik. Backsound ~ Never say never See I never thought that I Could walk through fire I never thought that I Could take the burn I never had the strength To take it higher Until I reached the point Of no return And there's just no turning back When your heart's under attack Gonna give everything I have It's my destiny I will never say never I will fight I will fight 'til forever To make it right Whenever you knock me down I will not stay on the ground Pick it up, pick it up Pick it up, pick it up, up, up And never say never Ne-never say never Ne-never say never Ne-never say never Never say it Never, Never say it I never thought I Could feel this power I never thought that I Could feel this free I'm strong enough to climb The highest tower And I'm fast enough to run Across the sea And there's just no turning back When your heart's under attack Gonna give everything I have 'Cause this is my destiny I will never say never I will fight I will fight 'til forever To make it right Whenever you knock me down I will not stay on the ground Pick it up, pick it up Pick it up, pick it up, up, up And never say never Here we go Guess who J Smith and JB I gotcha lil' bro I can handle him Hold up, I I can handle him Now he's bigger than me Taller than me And he's older than me And stronger than me And his arm's a little bit longer than me But he ain't on a JB song with me I be tryna chill They be trying to side with the thrill No pun intended Was raised by the power of Will Like Luke with the Force If push comes to shove Like Kobe in the fourth Ice water in blood (let's go) I gotta be the best And yes we're the fliest Like David and Goliath I conquered the giant So now I got the world in my hand I was born from two stars So the moon's where I land (I'm gone)
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN