121. TEROR DAN PERINGATAN

2297 Kata

Sepeninggal Alexa yang entah pergi ke mana, karena Lily sudah mencarinya kemana-mana tapi tetap tidak menemukannya, wanita itu akhirnya memutuskan untuk duduk sendirian di salah satu sofa panjang yang berada di sudut ruangan, menatap lurus pada dua pilar putih besar yang berada di depannya dengan ekspresi yang termenung. Sofa cantik itu benar-benar berada di sudut dan terlindungi oleh dua pilar putih raksasa serta pot tanaman berisi pohon palm yang berukuran cukup besar sehingga menyembunyikan keberadaan sofa panjang itu, beserta setiap orang yang sedang duduk di atasnya. Hal itu menguntungkan Lily yang sedang ingin beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk pesta. Dengan segelas anggur merah di tangannya yang ia sesap sedikit demi sedikit, tubuhnya pun mulai merasa rileks. "Padahal tadi aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN