122. PERJUMPAAN KEDUA

2686 Kata

Alexa menatap wajahnya yang terpantul di cermin di atas wastafel, tatapannya begitu kosong ke arah wajah pucat yang sedang ikut menatapnya balik. Setengah jam yang lalu, saat ia tiba-tiba terbangun dalam posisi aneh, ia bahkan tidak ingat bagaimana bisa ia berada di posisi itu. Namun, untungnya yang ia peluk seperti itu adalah suaminya sendiri. Akan tetapi, hal aneh tidak berhenti sampai di situ, karena setelahnya ia bahkan tidak ingat mimpinya sendiri. Ia hanya ingat bahwa ia sedang bermimpi memeluk sebuah tiang kayu atau pohon? Hanya itu yang bisa ia ingat, bahkan semua ingatan itu menjadi semakin samar sekarang. Dan setiap kali ia mencoba untuk mengingatnya, ia merasa energinya langsung tersedot habis setiap melakukannya. Membuatnya selalu berakhir dengan jalan buntu, serta membuat piki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN