Chapter 14 : The Untold Feeling

1215 Kata

Andra kabur di jam pelajaran terakhir, ia ingin pulang lebih awal. Begitu mendorong pintu rumah Andra langsung menaiki tangga yang mengarah ke kamar sekaligus ruang kerja Melisa, ekspresinya kusut dan Melisa dapat merasakan emosi anak lelakinya lewat sekali tatap. “Mama,” Melisa mengalihkan pandangannya dari layar laptop dan melepas kaca mata yang sejak tadi membuat pangkal hidungnya pegal. “Ada apa?” “Mama, kan yang nyuruh Agatha buat ngajar di sekolah? Mama pasti paksa Agatha, kan? Kenapa, sih Ma? Apa Mama nggak bisa berhenti ikut campur sama hidup orang? Mama tau nggak, sih kalo ini tuh keterlaluan? Tolong, Ma---” “Andra!” Melisa berseru. Membuat mulut Andra seketika terkatup dan atmosfer ruangan menjadi lebih menegangkan dari biasanya. “Mama selalu ajarin kamu sopan santun untuk bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN