Gio

1532 Kata

Akhirnya Ardan mau mendonorkan darahnya. Ia mau melakukan ini bukan karena kasihan pada Gio, melainkan untuk membalas kebaikan Gio yang sudah membantu Ayana. Mungkin jika bukan karena dorongan Gio yang berusaha menyelamatkan Ayana, bisa jadi Ayana lah yang sekarang sedang bertaruh nyawa di dalam. Ardan tidak ingin berhutang nyawa kepada Gio. Beberapa menit setelah ia setuju, Ardan di bawa ke sebuah ruangan di mana di sana darahnya akan diambil dan segera didonorkan untuk Gio. Tidak ada air mata yang tidak keluar hari ini, bahkan diamnya Mentari pun meneteskan air mata. Dunianya runtuh, seolah setengah nyawanya hilang dengan adanya kejadian ini. Perjanjian apa yang dulu sudah Gio sepakati dengan Tuhan, hingga dari ia kecil hidupnya tidak sebahagia anak-anak lain? Dan hadiah apa yang sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN