Bab.34

1004 Kata

"Benar itu Kahfi? Untuk apa dia mengikutiku?" Aku menutup kain gorden yang menutupi jendela ketika melihat Kahfi mendekat ke rumah. Aku bersandar ke pintu sembari menekan d**a yang berdebar semakin kencang. Aku bingung dengan tingkah Kahfi, tadi dia bersikap ketus seakan enggan berdekatan denganku, tapi sekarang dia malah mengikutiku? Apa maksud semua ini? Aku menunggu dengan perasaan berkecamuk sembari menimbang perlukah membuka pintu kalau dia mengetuk? Lalu apa yang kami bicarakan? Astaga, kenapa pemikiranku terlalu jauh? Semenit dua menit tak ada yang mengetuk pintu. Apa Kahfi sengaja menunggu di luar atau .... Didorong rasa penasaran aku mengin-tip lagi melalui jendela rumah. Dahiku berkerut sebab tak mobil yang dikendarai Kahfi tak terlihat lagi. Apa dia mengurungkan niatnya berta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN