"Maaf, dia siapa?" Polisi tadi menunjuk Dayat yang masih mematung berdiri di tempatnya. "Dia suami saya." Halimah enggan mengakui, tetapi Dayat memang suaminya. "Anda di mana saat kejadian?" Dayat tidak mengira ditanya polisi membuatnya gugup setengah mati. "Sa, saya lagi nginap di rumah orang tua saya, Pak." Polisi tadi menatap Halimah dan Dayat bergantian, sepertinya dia paham kalau ada masalah di antara mereka. "Apa ada petunjuk lain, Pak?" Kali ini Kahfi yang bertanya. "Kami merasa ada kejanggalan dalam kasus ini, sebab pintu depan tidak rusak yang rusak malah pintu belakang." "Iya, saya lihat mereka juga keluar lewat pintu belakang." Halimah tak mungkin lupa kejadian malam nahas itu, setelah melukai Gio salah satu peram-pok berjalan ke dapur. "Anehnya kalau masuk dari belakan

