59. Putus?

1758 Kata

Antariksa langsung menolehkan kepalanya ke arah Ares. Sorot mata cowok itu terlihat tajam, menatap Ares."Maksud lo apa?!" Ares terdiam sejenak, melihat wajah Antariksa yang erlihat murka seperti itu. Ia menghela napas. "Jangan emosi dulu, gue cuma ngomong doang," ucap Ares dan Antariksa mulai meredakan amarahnya. "Gue tadi cuma berandai, kalo misalkan, seumpama gue yang berada di posisi cowok itu, apa yang bakal lo lakuin sama gue?" lanjut Ares. Antariksa terdiam beberapa detik. Ia menghembuskan napas berat. Antariksa menatap wajah Ares lekat-lekat. "Gue bakal hajar lo sampai habis!" jawab Antariksa seraya mengepalkan tangan kanannya di wajah Ares. Ares terdiam dan mematung di tempat. Ia bisa melihat kilatan amarah di mata Antariksa. "Gue gak peduli, walaupun lo kakak gue sekalipun!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN