Setelah Zara menekan tombol nurse call, berkali-kali, akhirnya dokter dan dua suster pun datang ke ruangan Ares dan langsung menangani Ares. "Bu, saya mohon keluar dulu," ucap sang dokter seraya menyingkirkan Zara yang terus panik dengan Ares. "Ares kamu kenapa Ares? Ares?!" Zara sangat panik melihat Ares yang menggeram kesakitan. Ia tidak tega melihat Ares yang tersiksa seperti itu. Iqbal dengan cepat menjauhkan tubuh Zara dan langsung mendorongnya untuk keluar dari ruangan, agar dokter tersebut bisa menangani Ares. "LEPAS IQBAL!! AKU HARUS DAMPINGI ARES!! DIA KESAKITAN!!" teriak Zara histeris dan terus berontak, namun Iqbal sangat erat mendorong tubuhnya. "Kamu harus tenang! Ares gak bakal kenapa-napa!" bentak Iqbal. Sudah cukup Zara membuatnya emosi seperti ini. Iqbal dan Za

