Naja tengah berbaring dikamarnya, perutnya terasa sangat penuh akibat acara makan nasi goreng tadi. Namun walaupun begitu Naja masih tetap ngemil kacang polong. Rose sampai terheran melihatnya. Lagi-lagi Rose mendapat paksaan untuk menemani Naja dikamarnya. Dirinya ketar-ketir apa bila nanti Tuannya belihat ini akan marah atau tidak? “Rose!” Naja memanggil dengan suara yang keras. “Hah. Iya Nona? Kau butuh sesuatu?” “Naja nggak butuh apa-apa Rose. Naja dari tadi ngoceh nggak di dengerin.” Naja misuh-misuh. Sedari tadi ia bercerita panjang lebar namun tidak di dengarkan oleh Rose. Rose malah asik sendiri dengan fiikirannya. “Ngoceh? Apa itu Nona?” “Rose. Kau tidak tahu kata ‘ngoceh?’ kau lahir di Indonesia bukan?” Naja terheran. bisa-bisanya Rose todak mengetahui kata 'ngoceh' yang art

