46

1734 Kata

Sudah lima menit lamanya Naja mengguncangkan tubuh gembul yang sedang tidur nyentak di atas kasur miliknya, siapa lagi kalau bukan Abi. Jika sudah tertidur seperti itu, Abi memang susah sekali untuk dibangunkan. “Abi.” Naja menguncangkan badan Abi, “Bangun ini udah siang loh.” Bayangkan saja jam Sembilan lebih, namun Abi belum juga bangun. Naja lebih memilih mengambil ponselnya mengecek beberapa aplikasi, takut-takut jika ada pesan masuk. Namun, tidak sesuai dengan harapan, satu pesan pun tidak ada. Ohh iya Naja baru ingat, jangan terlalu berharap. Tak lama dari Naja meletakkan ponselnya di atas nakas, ponsel itu berdering nyaring.  “Kok nggak ada namanya sih?” gumam Naja heran. Dengan perasaan ragu-ragu Naja menerimanya. “Naja.” sapa seseorang di sebrang sana. ‘cewek?’ batin Naja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN