77

1223 Kata

"Kenapa semua orang ingin Rora berpisah dari Fabian? Apa kita memang harus berpisah?" Aurora berbisik lirih. "Jangan bodoh. Hubungan ini kita yang menjalani, aku nggak perlu orang lain memberikan penilaian." "Rora nggak paham. Nyonya Eisen berkata kalau Rora adalah perempuan penggoda, sedangkan Pak Irawan berkata kalau Rora telah dicuci otaknya oleh Fabian. Begitu juga Daru. Rora bahkan belum sempat membela Fabian, namun Rora udah tumbang." "Jangan pikirkan itu. Tapi, apa menurut Rora yang mereka katakan benar? Kalau aku membawa pengaruh buruk bagi Rora?" Aurora melingkarkan kedua tangannya di pinggang Fabian menengadahkan kepalanya dan saling bertatapan. Semakin lama bersama pria itu, Aurora tidak ingin melepaskan dirinya lagi. Seolah-olah, mereka harus bersama tanpa kehilangan sede

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN