78

1603 Kata

Aurora membuka pintu kamarnya. Melihat pemandangan yang berbeda dari biasanya. Oh, Aurora baru menyadari kalau dia telah pindah ke apartemen. Tapi malam pertamanya di sana, ternyata begitu sepi tanpa kehadiran Fabian. Hanya saja, ini adalah pilihan yang telah Aurora ambil. Tidak mungkin dia membatalkannya lagi. Lagipula, Aurora merasa hidup mandiri lebih baik saat ini. Dia akan merasa aman dari serangan orang-orang. Terutama orang dekat Fabian, seperti ibunya. Sebuah pesan masuk ke ponselnya, Aurora buru-buru membaca. Dia seketika berbunga-bunga, karena melihat pesan itu dikirimkan oleh Fabian. "Pagi." Hanya begitu saja, namun, membuatnya berbunga. Akhir-akhir ini, hubungannya dan Fabian semakin akrab. Juga, Aurora merasa tidak terlalu canggung lagi. Sekalipun begitu, dia tetap mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN