Aleyra terbangun dari tidur panjangnya malam tadi, dia memindai jam yang ada di atas nakas. Waktu menunjukkan pukul empat pagi. Dia sengaja bangun pagi agar bisa mempersiapkan untuk hari ini. hari ini adalah hari dimana dia diberi amanah untuk menyambut tamu istimewa dari kota yang akan memberikan dana kepada sekolah tempatnya mengajar. Menurut keterangan dari kepala sekolah, dia adalah donatur tetap sekolah ini semenjak tiga tahun lalu. Dia rutin datang ke sini setiap tahun untuk sekedar menyapa anak-anak dan juga keluarga sekolah. Aleyra sejenak kepikiran siapa lelaki yang berhati mulia itu. Apakah dia mengenalnya, tetapi tidak mungkin. Dia datang dari kota, lagian siapa yang kenal dengan dirinya yang hanya menghabiskan waktu di kotanya saja, tidak ke kota-kota besar. Kecuali yang data

