Setelah kegiatan memasak selesai, tiba waktunya untuk makan-makan. Mereka berempat terlihat sudah sangat kelaparan. Tidak sabar untuk mencicipi hidangan yang tersedia. "Pasti enak," gumam Villana sembari mengambil seekor ikan bakar. Neirra menyahut, "Semua makanan kau bilang enak, Vil." "Kenyataannya begitu," tukas elf itu. Dia lalu menggigit ikan tanpa ada rasa malu. Membuat sausnya belepotan di bibir. "Ini lebih enak dari yang pernah aku bayangkan," puji Villana. Quintessa yang kebagian memasak ikan bakar hanya tersenyum tipis. Dia senang saat dipuji, tapi tak mau sampai berlebihan seperti itu. "Benarkah? Aku mau mencobanya," sambut Gallen. Dia juga ingin mencicipi makanan buatan istrinya. Dan setelah merasai gigitan pertama, Gallen membenarkan ucapan Villana. Lelaki itu berkat

