Neirra terlihat ingin mengumpat, tapi ditahan. Penyihir itu lalu beralih menurunkan tubuh Gallen. Membaringkannya di lantai gua yang lembab. Pandangan Quintessa terlihat kosong. Dia hanya melihat dengan berurai air mata ketika Neirra sibuk merapalkan mantra demi kesembuhan Gallen. Tapi, tak ada tanda-tanda kalau lelaki itu akan sembuh. "Astaga! Ini lebih sulit daripada menolong Nona!" batin Neirra kebingungan. Saat akan merapalkan mantra yang lebih sakti, tiba-tiba Neirra terpental. Dia ditonjok oleh siluman kelelawar. Tangan dan tubuhnya seperti manusia. "Neirra!" jerit Villana kencang. Punggung penyihir itu terantuk batu. Membuatnya kehilangan kesadaran dalam sekejap mata. "Nona, tolong bawa Tuan pergi!" pinta Villana sembari mengeluarkan pedang andalannya. Elf itu bermaksud menant

