Sedang Ingin Sendiri

1063 Kata

"Jadi, kapan kita berangkat?" tanya Gallen bersemangat. Neirra menyahut, "Biar saya saja yang kesana, Tuan." "Vil. Tolong jaga Tuan dan Nona," pesan penyihir itu sembari melompat turun dari kapal. Sebelum kakinya terkena air laut, Neirra terlebih dahulu menciptakan gumpalan mirip kapas berwarna hitam. Warna kesukaan Neirra, sekaligus benda favoritnya untuk terbang. Gallen dan Quintessa hanya bisa melihat kepergian Neirra yang begitu cepat. Rasanya penyihir itu baru saja di sini. Tahu-tahu, dia sudah bergerak sejauh 500 meter. "Apa tidak apa-apa membiarkan dia pergi sendiri?" tanya pangeran sembari menatap pada Villana. Elf yang diajak bicara itu pun menganggukkan kepala. Dia lalu memberitahu, "Neirra sudah sering diminta mengambil moon flower di sini, Tuan. Seharusnya tidak apa-apa."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN