Pertempuran Kecil

1013 Kata

Quintessa mencebikkan bibir. "Kau sudah punya Shareness. Tidak perlu menambah koleksi perempuan yang menyukaimu." "Haha!" Gallen tertawa sekenanya. Lelaki itu lalu berkata, "Gapapa sih, sebenarnya." "Dasar plin-plan!" omel Quintessa sambil menjitak dahi Gallen. Pipi gadis berambut pirang jadi memerah. Mendengar ucapan Gallen barusan, tentunya seperti mendapat angin segar. Perubahan warna pipi itu terlihat jelas di mata sang pangeran. Dia pun tertegun di tempat. Sedikit gr karena Quintessa jadi baper. "Katanya, kau tidak mudah jatuh cinta," ucap Gallen yang mulai berani memberi kode. Quintessa terkesiap. Dilihatnya Gallen dengan mata membuka sempurna. Memukul tangan Gallen sembari memprotes, "Aku memang enggak jatuh cinta sama kamu." "Bohong," ucap lelaki itu lagi sambil mendekatk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN