Banyak hal yang mereka tertawakan siang itu, Razqa pandai berkelakar dan Jenaka orang yang cukup seru. Diskusi mereka mulai dari games sampai hal-hal konyol yang terjadi di sekolah Razqa. Jenaka tidak berhenti terpingkal hingga menahan kemihnya. “Miss, kata Oma Suri kalau kebanyakan ketawa tandanya kita mau nangis loh.” “Hahaha, Oke, Boy I will be back in a minute.” Jenaka turun dari ayunan mau menuju ke toilet, belum lagi langkahnya berhasil turun dari ayunan besi warna-warni itu, Razqa berteriak kencang. “Wait, Miss!” Anak itu menarik pergelangan tangan Jenaka, tutornya pun langsung melihat ke arahnya sekaligus memeriksa apakah pakaiannya tersangkut besi ayunan. “Kenapa, Razqa?” tanya Jenaka. “Dady!” pekik Razqa dan melompat-lompat di tempatnya. “Yeay, Dady!” Jenaka langsung m

