Seketika kenangan indah berubah menjadi sesuatu yang ingin dilupakan, apalagi setelah kita dengan sakitnya merasa kehilangan. Hari ini adalah hari kepulangan Maxel. Devasya sudah tidak sabar untuk bertemu dengan suaminya itu. Ya, walau sekitar lima menit yang lalu baru saja mereka menyudahi panggilan video. "Maxel datang jam sebelas siang, mending aku masak makan siang aja kali, ya." Devasya keluar kamar untuk menuju dapur. Disana sudah ada Yuni yang tentu saja sedang sibuk dengan pekerjaannya. "Mau masak apa, Mbak?" tanya Devasya pada Yuni yang terlihat memotong jamur kuping. Yuni menoleh lalu tersenyum. "Mau buat bihun goreng, Mbak." "Wah, enak.” Devasya exited. “Oiya, Mama ke mana, kok sepi?" tanyanya kemudian. "Ibu pergi ke rumah temannya, katanya ada acara nikahan gitu, Mbak. Ta

