"Baby, dua hari lagi kita jadi pergi, lho." Maxel datang dari ruang kerjanya, dan langsung merebahkan diri di atas ranjang si kembar. Miko sudah tidur beberapa saat lalu, kini giliran Mika yang sedang diberi ASI oleh Devasya. "Iya, Sayang. Aku udah siapin semuanya," kata Devasya dengan pandangan tak lepas dari wajah Mika. Maxel mendekat. "Kamu siapin yang spesial nggak buat aku?" bisiknya dengan mengedipkan sebelah mata. Devasya mengernyit. "Apa?" "Ck! Kamu nggak romantis," kata Maxel yang kembali menjauhkan tubuh. "Baju 'itu' nggak pernah kamu pake." Devasya sangat mengerti apa yang dimaksud Maxel dengan 'baju itu'. "Ish!" Devasya berusaha mencubit Maxel, tapi kesulitan karena ada Mika di depannya. "Percuma, toh nggak ada lima menit udah dibuang," tambah Devasya. "Perasaan, baju

