Kebersamaan terasa lebih indah setelah adanya perpisahan, dan perpisahan menjadi bermakna ketika saling merindukan. Mungkin karena udara yang sudah dingin walau tanpa pendingin ruangan ini yang membuat keduanya masih bergelung di bawah selimut. Bahkan bunyi alarm pun sudah lelah membangunkan mereka. Bunyi rintik hujan masih terdengar lirih dari luar sana, membawa rasa damai pada sepasang hati manusia yang tak lelah saling berpelukan sedari kemarin. Ya … kemarin. Maxel menggeliat, tubuhnya terasa lebih rileks pagi ini, apalagi ditambah melihat pemandangan indah yang sedang bersandar di d**a bidangnya ini. Membuat mood-nya melonjak bahagia. Dirapikannya anak rambut Devasya yang meski berantakan tapi tidak mengurangi definisi cantik dimata Maxel. Maxel menarik selimut, menutupi bahu polo

