Bukan Pebisnis Kacangan

1024 Kata

Setelah seminggu tidak masuk akhirnya Kaliya kembali bekerja. Hari pertama sungguh membuat suasana hatinya muram. Yudha dan Viona tampak begitu akrab. Sudah lama mereka tidak terlihat seperti itu. Kaliya penasaran apa sebenarnya berlaku di antara keduanya. Ia sengaja bersandar di dekat tangga untuk menguping obrolan mereka. "Aku baru nemuin warteg baru yang murah gak jauh dari sini. Nanti kita makan disana ya?!" ajak Yudha terdengar begitu bersemangat. Kaliya merasa jijik mendengarnya. Sempat terbesit kebencian terhadap Yudha karena lebih memilih dekat dengan Viona daripada dengannya. Padahal dari segi pengorbanan jelas dia yang lebih unggul. Ibunya pun lebih menyukai dia daripada Viona. Sedang enak-enaknya menguping Ulfa menyergapnya dari belakang. "Udah sembuh Tuan Putri?" tanyanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN