Garen mengendap masuk ketika Kaliya sudah terlelap. Karena Kaliya berkata tidak ingin melihat wajahnya, Garen berinisiatif untuk menutup kepalanya dengan handuk. Ruangan temaram itu hanya dibekali lampu tidur di atas nakas praktis penglihatan Garen tidak begitu jelas. Alih-alih mengendap agar Kaliya tidak terbangun handuknya malah mengenai pajangan di atas lemari buffet hingga jatuh ke lantai. Kaliya spontan terbangun dan menjerit ketika melihat penampakan Garen seperti hantu. Garen menepuk tangan dua kali agar lampu kamar menyala. Kemudian bergegas melompat ke tempat tidur untuk menenangkan Kaliya. "Sayang, ini aku!" cetusnya cepat sebelum teriakannya membangunkan seisi rumah. Dengan nafas terengah Kaliya membentaknya, "Lo ngapain sih kerudungan begitu? Mana handuknya putih lagi!" "

